KARAKTER TERUKIR ZAMAN
13 May 2026 | Oleh: Samsun Huda
Sang jujur,
ia adalah cahaya digital,
tak goyah pikselnya,
tak retak datanya.
Di setiap byte kebenaran,
ia bersemayam,
menuntun jemari
dari algoritma dusta.
Toleransi hadir
bagai jaringan global,
merangkul perbedaan
dalam satu koneksi.
Tak ada sekat firewall
prasangka membentang,
setiap suara diterima
dalam harmoni informasi.
Tanggung jawab menjelma
cloud yang terpercaya,
menyimpan amanah,
takkan terhapus jejaknya.
Setiap tugas terunggah
dengan kesadaran,
integritasnya terenkripsi
dalam setiap tindakan.
Religiusitas adalah
operating system jiwa,
memandu langkah
di labirin kehidupan maya.
Doa adalah sinyal terkuat,
menembus batas ruang,
menghubungkan hati
pada Sang Pencipta yang agung.
Mengapa ia penting,
pendidikan karakter ini?
Ia benteng siber
dari virus kejahatan.
Ia kompas navigasi
di rimba digital,
menjaga moral tetap utuh,
tak terfragmentasi zaman.
ilmu bagai software tanpa lisensi,
potensi besar,
namun rawan disalahgunakan.
Dengan karakter,
teknologi adalah berkat,
membangun peradaban mulia,
bermartabat.
Karakter bukan sekadar pelajaran,
melainkan cahaya
yang menjaga manusia
tetap manusia
di tengah derasnya zaman.
dengarkan pembacaan puisinya, klik di bawah ini: