Banggai Menuju Gerbang Timur Sulawesi Tengah

11 May 2026 | Oleh: Rastono Sumardi

Banggai Menuju Gerbang Timur Sulawesi Tengah

Aku melihat Banggai
Dari gerbang yang mulai terbuka

Dari  Banggai yang menghadap laut luas
Dari doa-doa yang tumbuh di pesisir
Dari langkah kecil yang tak pernah berhenti

Aku mendengar satu nama—
Gerbang

Gerakan membangun
Yang hidup di dada rakyatnya

Aku tidak lagi hanya melihat daerah
Aku mulai melihat arah—
Kabupaten Banggai


Jikalau pagi menyapa rumah-rumah sederhana
Dan senyum lahir dari tubuh yang sehat

Aku tidak lagi melihat kehidupan biasa
Aku melihat—Gerbang Sehat

Jikalau anak-anak membaca masa depan
Dengan ilmu dan akhlak yang menyala

Aku tidak lagi melihat sekolah
Aku melihat—Gerbang Cerdas

Dan di setiap harapan yang tumbuh
Aku melihat—Kabupaten Banggai


Di tangan-tangan yang bekerja
Di laut, di kebun, di jalan kehidupan

Aku tidak lagi melihat usaha
Aku melihat—Gerbang Produktif dan Sejahtera

Dan dalam adat yang tetap dijaga
Dalam nilai yang tak hilang oleh zaman

Aku tidak lagi melihat tradisi
Aku melihat—Gerbang Berbudaya

Semua itu hidup dan bergerak
Dalam satu nama—Kabupaten Banggai


Di desa-desa yang kini bangkit
Dari sunyi menuju mandiri

Aku tidak lagi melihat kampung
Aku melihat—Gerbang Desa

Di tanah yang setia memberi
Di benih yang tumbuh menjadi harapan

Aku tidak lagi melihat ladang
Aku melihat—Gerbang Pangan

Dan di setiap jengkal kehidupan itu
Aku melihat—Kabupaten Banggai


Ketika malam tak lagi gelap
Dan cahaya menjangkau hingga pelosok

Aku tidak lagi melihat teknologi
Aku melihat—Gerbang Digital dan Terang

Ketika jalan terbuka dan mengalir
Menyambungkan mimpi yang terpisah

Aku tidak lagi melihat pembangunan
Aku melihat—Gerbang Layak, Bersih, dan Lancar

Semua menjadi satu gerak
Menuju Banggai yang lebih terang


Dan ketika amanah dijaga
Dalam kerja yang jujur dan setia

Aku tidak lagi melihat kekuasaan
Aku melihat—Gerbang Amanah

Aku tidak lagi melihat siapa yang memimpin
Aku melihat siapa yang mengabdi

Dan di sanalah berdiri
Kabupaten Banggai


Semua gerbang itu
Tidak berdiri sendiri

Ia adalah gerak bersama
Ia adalah langkah berkelanjutan

Dari desa
Ke kota
Dari rakyat
Untuk masa depan

Dan hari ini…
Banggai tidak lagi berjalan sendiri

Ia bangkit
Ia bergerak
Ia menjadi cahaya dari timur—

Menuju
Gerbang Timur Sulawesi Tengah


Aku melihat Banggai
Bukan sekadar nama di peta

Tapi gerbang yang terbuka
Untuk harapan yang nyata

Dari laut
Dari desa
Dari cahaya yang tumbuh perlahan

Aku melihat Kabupaten Banggai
Sebagai langkah
Sebagai harapan
Sebagai masa depan

Menuju Gerbang Timur Sulawesi Tengah

Luwuk, 18 April 2026 

 

dengarkan pembacaan puisinya, Klik di bawah ini :

Banggai Menuju Gerbang Timur Sulawesi Tengah - Banggai Kreatif

Ditulis oleh:

Rastono Sumardi

Kontributor Banggai Kreatif

Bagikan Artikel Ini: