TAHUN MENYALA
29 Apr 2026 | Oleh: Rissa Churria
Ibu, engkau kalender
Tak pernah dirobek
Meski tahun demi tahun diganti angin
Namamu tetap utuh
di dahi doaku
Ketika dunia menua
Musim belajar lupa pada akarnya
Engkau masih setia
menanak sabar
Di dapur hati kami
Aku melihat waktu
Mengeja uban di rambutmu
Namun kasihmu tak ikut menua
Seperti tanah selalu sedia dipijak
Tanpa meminta disebut
Ibu, tiap pergantian tahun
Orang-orang menyalakan kembang api
Aku menyalakan namamu
Dalam dada sebagai cahaya
Yang tak habis-habis
Jika hidup adalah perjalanan panjang
Maka engkaulah
bekal yang tak pernah basi
Doa yang selalu tiba
lebih dulu
Dari langkah kami
Tahun boleh berganti
Seperti daun jatuh dan tumbuh lagi
Kasihmu adalah pohon yang akarnya menahan bumi
Agar kami tak terlempar
Dari makna kembali
Bekasi, Desember 2025
Dengarkan pembacaan puisinya, Klik di bawah ini :
Tahun Menyala - Banggai Kreatif